Categories
Konsultasi Kehidupan Konsultasi Psikologi Terapi Psikologi Online Uncategorized

Cara Agar Kalian Tidak Jadi Korban Bullying

Kalian tidak harus populer untuk memiliki keterampilan sosial yang bagus. Tetapi memiliki keterampilan sosial yang baik dapat membantu banyak hal untuk meningkatkan kehidupan remaja kalian

Ketrampilan Sosial Sebagai Landasan Utama

Kalian tidak harus populer untuk memiliki keterampilan sosial yang bagus. Tetapi memiliki keterampilan sosial yang baik dapat membantu banyak hal untuk meningkatkan kehidupan remaja kalian. Kalian tidak hanya akan merasa percaya diri dan terhubung dengan orang lain, kemampuan mengkomunikasikan pikiran dan perasaan adalah keterampilan hidup yang penting. Terlebih lagi, keterampilan sosial juga merupakan faktor pelindung terhadap intimidasi (bullying).

Keterampilan sosial yang kuat juga membantu remaja merasa lebih nyaman menghadapi situasi sulit, termasuk bullying. Mereka juga cenderung tidak menindas orang lain, karena mereka dapat melewati situasi sulit tanpa menggunakan intimidasi, manipulasi, dan taktik penindasan lainnya. Terlebih lagi, sebuah studi tahun 2017 mengaitkan keterampilan sosial yang kuat dengan pencapaian akademis yang lebih baik.

Bagaimana Meningkatkan Keterampilan Sosial untuk Melindungi Kalian dari Penindasan

Berikut tujuh tip untuk meningkatkan keterampilan sosial kalian.

Bangun Harga Diri

Harga diri yang kokoh adalah akar dari kemampuan sosial seorang anak. Jika kalian kurang percaya diri, sulit bagi kalian untuk mengambil risiko yang diperlukan untuk mengembangkan keterampilan sosial yang kuat. Mulailah dengan mengembangkan harga diri kalian.

Pengembangan harga diri dapat dilakukan dengan memakai Lembar Kerja Pengembangan Diri yang bisa kalian download.

Lakukan semua yang bisa untuk memastikan kalian mengenali kekuatan dan kelemahan kalian sendiria dan merasa nyaman dengan diri kalian sendiri. Ingat, harga diri juga merupakan faktor pelindung terhadap intimidasi. Anak-anak cenderung tidak memilih mereka yang percaya diri untuk menjadi sasaran bullying.

Bina Persahabatan

Persahabatan yang sehat adalah faktor pelindung teman lainnya dalam hal penindasan. Dalam kenyataannya, dengan hanya mempunyai satu teman , maka teman tersebut dapat sangat membantu dalam membuktikan penindasan pada kalian.

Penindas cenderung tidak menargetkan anak-anak yang memiliki teman. Jadi, sangatlah bijak bagi kalian untuk mengembangkan persahabatan, terutama di usia muda. Untuk melakukan ini, jadwalkan waktu bersama teman-teman kalian. kalian perlu mulai terlibat dalam aktivitas luar sekolah.

Belajar Bersikap Tegas (assertive)

Percaya atau tidak, bersikap tegas adalah bagian penting untuk menjadi kuat secara sosial. Ketika anak-anak pasif atau patuh, mereka akhirnya dimanfaatkan atau diintimidasi.

Anak anak yang suka menindas terutama mencari anak lain yang tidak tegas. Belajarlah untuk mengekspresikan (menyatakan) pikiran dan perasaannya. Kalian juga harus menyadari bahwa membela hak-hak kalian adalah hal yang tepat terutama dalam hal intimidasi, agresi relasional, cyberbullying, intimidasi seksual, dan perilaku ofensif lainnya.

Bersikap Hormat atau Sopan.

Kalian harus mempelajari bahwa setiap orang berhak dihormati dan setiap orang memiliki nilai (kehormatan). Ketika anak anak menyadari hal ini, mereka tidak akan menindas orang lain, tetapi juga lebih cenderung menentang perilaku penindasan. Terlebih lagi, kalian perlu menyadari bahwa jika teman mereka tidak memperlakukan mereka dengan hormat, maka teman-teman mereka itu adalah pengganggu. Tekankan kepada teman teman bahwa setiap orang berhak dihormati, termasuk mereka semua. Kalian tidak harus berteman dengan anak yang tidak sopan atau berperilaku hormat.

Kembangkan Ketahanan Mental

Kalian akan menghadapi intimidasi dan konflik sepanjang hidup kalian. Oleh karena itu, kalian perlu belajar cara menangani masalah dan konflik. Trampil dalam mengatasi masalah adalah keterampilan hidup yang berharga. Ketahanan mental juga membantu kalian melawan dampak bullying. Terlebih lagi, anak-anak yang punya ketahanan mental, ulet, jujur, kebanyakan bisa menyatakan ​​ perasaan mereka kepada orang lain. Ini juga membantu mereka bertahan saat diintimidasi atau menghadapi kesulitan.

Tanamkan Empati (peduli pada orang lain)

Anak-anak yang berempati biasanya adalah anak-anak yang memiliki keterampilan sosial. Ketika anak-anak dapat merasakan empati terhadap orang lain, mereka selaras dengan apa yang dirasakan orang lain. Kalian sering kali bisa mengomunikasikan kepedulian dan perhatian. Untuk mengajari atau menanmkan rasa empati, latihlah dengan menyumbang kepada orang miskin, menjadi sukarelawan bimbingan belajar kepada anak kurang mampu dan berpartisipasi dalam kegiatan amal lainnya.

Berlatih Pemecahan Masalah

Mungkin elemen terpenting dalam membangun keterampilan sosial adalah mengembangkan kemampuan kalian untuk memecahkan masalah dengan cara yang sehat. Untuk melakukan ini, kalian harus tahu bagaimana mengidentifikasi perasaan orang lain dan mengelola keinginan. Selain itu, kalian perlu belajar teknik menyelesaikan konflik seperti belajar untuk berkolaborasi dan mengantisipasi konsekuensi.

Sumber : 7 Ways To Build Social Skills and Prevent Bullying, Very Well Family

Segera download aplikasi Jasa Sehat dari App Store atau Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *